Kamis, 03 Desember 2020

NU BUKAN SEKEDAR NU - ADA 4 FONDASI UTAMA NU

 NU BUKAN SEKEDAR NU

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ 

Banyak orang yang Mengaku NU mengira bahwa menjadi NU itu sudah cukup dengan Qunut, Tahlil, Maulidan, Ziarah Kubur dan lain sejenisnya.

Padahal itu hanya sebagian kecil Amaliyah NU

Sebab, sejatinya menjadi Nahdlatul Ulama' itu harus memiliki 4 (empat) fondasi utama yakni fondasi yang sudah diwariskan oleh para ulama' pendiri NU.

APA SAJA 4 (EMPAT) FONDASI UTAMA ITU ??

1. AMALIYAH

Nahdlatul Ulama' merupakan organisasi islam yang mengusung ideologi Ahlussunnah Wal Jama'ah

Yakni ideologi yang menjaga kemurnian islam dengan berpegang pada Sunnah Nabi dan Para Sahabat. Dengan terdisiplin melalui sanad ilmu yang jelas, dengan ciri-ciri termudah :

Bermadzhab pada salah satu Madzhab Fiqih yang 4 (empat) Imam : Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali

Ber-akidah sesuai dengan akidah islam yang diajarkan Rasulullah SAW yaitu sesuai dengan Manhaj Imam Abu Hasan Al-Asy'ari dan Imam Abu Manshur Al-Maturidi

Ber-tasawuf sebagaimana telah dirumuskan Imam Al-Ghazali dan Imam Junaidi Al-Baghdadi 

Sehingga bisa dikatakan, Bukan orang NU apabila Amaliyahnya bukan Amaliyah Ahlussunnah Wal Jam'ah. Apalagi sampai Menyerang Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama'ah, itu jelas bukan NU...!! 

2. FIKROH (Pemikiran)

Dalam cara pandang atau Berfikir, Nahdlatul Ulama' senantiasa Mengusung nilai-nilai yang Berhaluan pada konsep Tasammuh (toleran), Tawassuth (pertengahan), Tawazun (seimbang) dan Mu'addalah (adil).. 

NU harus senantiasa teduh juga Meneduhkan, Tidak condong pada pemikiran liberal, tidak pula pada radikal. Bersama konsep tersebut, orang NU sejatinya tidak akan mudah kagetan. Dan tidak akan terjebak pada jurang pemikiran yang kaku.

Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa bukan NU apabila ada orang yang berfikir liberal, apalagi radikal.

Orang yang melakukan aksi terorisme, menyimpan bom untuk melakukan kerusakan, mudah menyembelih orang (bahkan di video) akibat pemikiran sadisnya, maka itu bukan cara berfikir orang NU.

3. HAROKAH (Gerakan)

Menjadi NU tentu harus bergerak sesuai dengan cara NU.

Gerakan NU yang baik adalah gerakan yang selaras dan satu koordinasi dengan keorganisasian NU.

Siapapun bisa bergerak untuk NU.

Bisa berjuang bersama struktural, maupun hanya sebagai kultural.

Maka tidak dibenarkan, ada orang mengaku NU namun malah masuk dalam gerakan atau organisasi yang justru bertentangan dengan gerakan NU.

Terlebih masuk gerakan yang ingin menghancurkan NU, maka hal demikian adalah CELAKA BESAR. Na'udzubillah.

Sebagai contoh, ada orang mengaku NU namun masuk dalam gerakan / organisasi yang berafiliasi dengan saudara muslim kita, WAHABI.

Maka itu tidak dibenarkan..!! 

Sebab WAHABI masuk dalam kategori gerakan radikalis, dan bukan bagian dari Ahlussunnah Wal Jama'ah

WAHABI bahkan ingin menghancurkan dan membinasakan faham Ahlussunnah Wal Jama'ah, Banyak amaliyah NU dituduh bid'ah, musyrik, sesat, dan bahkan diantaranya Menyatakan halal untuk dibunuh

Di timur tengah, gerakan WAHABI menjadi gerakan yang menciderai umat islam dunia. Sehingga, jika mengaku NU, tentu harus bergerak bersama NU Bukan dalam gerakan kelompok lain yang membunuh NU. 

4. GHIROH (Semangat)

Untuk Nahdliyyin semua "Kuatkan hati kita, tetapkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT".

Kita yakini bahwa NU adalah rumah besar kita. Rumahnya para ulama', kiyai, santri, dan bahkan seluruh masyarakat muslim Indonesia yang sebagian besarnya adalah masyarakat NU.

Kita yakini bahwa kita lahir sebagai orang NU, tumbuh besar sebagai orang NU, dan akan mati sebagai orang NU.

Jangan ada keraguan dalam hati kita untuk merawat NU dan menetapkannya.

Kuatkan semangat kita

Ujian dan cobaan yang kita hadapi saat ini sangatlah berat

Berbagai fitnah dari luar maupun dari dalam sungguh kentara

Jangan sekali kita lari,

bahkan mengabaikan perjuangan ini

Ini JIHAD kita.. 

Ini RUMAH kita..

Segala yang baik harus kita pertahankan..

Segala yang mesti dibenahi, harus kita benahi..

Karena ini RUMAH kita... NAHDLATUL ULAMA'.